Untitled Document
 
BIDANG LALU LINTAS DAN KESELAMATAN JALAN
 
BBIDANG LALU LINTAS DAN KESELAMATAN JALAN mempunyai tugas perumusan rencana dan pelaksanaan kebijakan, pengoordinasian, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang manajemen dan rekayasa lalu lintas, keselamatan dan perlengkapan jalan, dan pengendalian operasional lalu lintas, meliputi : penetapan rencana induk jaringan lalu lintas dan angkutan jalan, pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk jaringan jalan, persetujuan hasil analisis dampak lalu lintas untuk jalan, penetapan lokasi parkir di badan jalan dan di luar badan jalan, penyediaan dan pemeliharaan perlengkapan jalan berupa rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas dan lain-lain, pengaturan petugas dan perlengkapan keselamatan perlintasan kereta api sebidang lingkup daerah, inspeksi dan audit keselamatan jalan, penetapan daerah rawan kecelakaan lalu lintas, pemantauan, pengawasan dan penertiban operasional lalu lintas, fasilitasi manajemen dan penanganan keselamatan, fasilitasi promosi dan kemitraan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, penegakan hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil bidang lalu lintas dan angkutan jalan, dan pengamanan, pemanduan, pengaturan dan pengusulan rute perjalanan pimpinan daerah dan tamu pemerintah daerah
 
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295, Bidang Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan mempunyai fungsi : a. penetapan rencana induk jaringan lalu lintas dan angkutan jalan; b. pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk jaringan jalan; c. persetujuan hasil analisis dampak lalu lintas untuk jalan; d. penetapan lokasi parkir di badan jalan dan di luar badan jalan; e. penyediaan dan pemeliharaan perlengkapan jalan berupa rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas dan lain-lain; f. pengaturan petugas dan perlengkapan keselamatan perlintasan kereta api sebidang lingkup daerah; g. inspeksi dan audit keselamatan jalan, penetapan daerah rawan kecelakaan lalu lintas; h. pemantauan, pengawasan dan penertiban operasional lalu lintas; i. fasilitasi manajemen dan penanganan keselamatan lalu lintas; j. fasilitasi promosi dan kemitraan keselamatan lalu lintas; k. penegakan hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil bidang lalu lintas dan angkutan jalan; l. pengamanan, pemanduan, pengaturan dan pengusulan rute perjalanan pimpinan daerah dan tamu pemerintah daerah; m. pemaduan moda, pengembangan teknologi perhubungan, dan pengembangan lingkungan perhubungan; dan n. pelaksanaan fungsi kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
 
(1) Bidang Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan, membawahkan : a. Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas; b. Seksi Keselamatan dan Perlengkapan Jalan; dan c. Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas. (2) Seksi-seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan.
 
SEKSI MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang manajemen dan rekayasa lalu lintas, meliputi : penetapan rencana induk jaringan lalu lintas dan angkutan jalan, pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk jaringan jalan, persetujuan hasil analisis dampak lalu lintas untuk jalan, dan penetapan lokasi parkir di badan jalan dan di luar badan jalan.
 
SEKSI KESELAMATAN PERLENGKAPAN JALAN mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang prasarana perlengkapan jalan, meliputi : penyediaan dan pemeliharaan perlengkapan jalan berupa rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas dan lain-lain baik di ruas jalan maupun simpang perlintasan sebidang, fasilitasi manajemen dan penanganan keselamatan lalu lintas, serta fasilitasi promosi dan kemitraan keselamatan lalu lintas
 
SEKSI PENGENDALIAN OPERASIONAL LALU LINTAS mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang pengendalian dan operasi, meliputi : inspeksi dan audit keselamatan jalan, penetapan daerah rawan kecelakaan lalu lintas, pemantauan, pengawasan dan penertiban operasional lalu lintas, pengaturan petugas dan perlengkapan keselamatan perlintasan kereta api sebidang lingkup daerah, penegakan hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil bidang lalu lintas dan angkutan jalan, pengamanan, pemanduan, pengaturan dan pengusulan rute perjalanan pimpinan daerah dan tamu pemerintah daerah, serta pemaduan moda, pengembangan teknologi perhubungan, dan pengembangan lingkungan perhubungan
   
 
BIDANG ANGKUTAN DAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR
 
BIDANG ANGKUTAN DAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR mempunyai tugas perumusan rencana dan pelaksanaan kebijakan, pengoordinasian, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang angkutan dan pengujian kendaraan bermotor, meliputi : penyediaan angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang dalam daerah kota, penetapan kawasan perkotaan untuk pelayanan angkutan perkotaan dalam 1 (satu) daerah kota, penetapan rencana umum jaringan trayek perkotaan dalam 1 (satu) daerah kota, penetapan wilayah operasi angkutan umum tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota, penerbitan izin penyelenggaraan angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota, penetapan tarif kelas ekonomi untuk angkutan umum trayek perkotaan dan taksi yang wilayah pelayanannya dalam daerah kota, penyelenggaraan perizinan angkutan darat, peraian sungai dan daratan serta laut, penetapan lokasi terminal tipe c dan penetapan rencana induk pelabuhan pengumpan lokal, pelabuhan sungai dan alur sungai perairan daratan dan dermaga, penerbitan izin usaha perbengkelan kendaraan bermotor, serta perawatan dan perbaikan kapal, dan pengujian berkala kendaraan bermotor wajib uji.
 
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 301, Bidang Angkutan dan Pengujian Kendaraan Bermotor mempunyai fungsi : a. penyediaan angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang dalam daerah kota; b. penetapan kawasan perkotaan untuk pelayanan angkutan perkotaan dalam 1 (satu) daerah kota; c. penetapan rencana umum jaringan trayek perkotaan dalam 1 (satu) daerah kota; d. penetapan wilayah operasi angkutan umum tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota; e. penerbitan izin penyelenggaraan angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota kota; f. penerbitan izin penyelenggaraan taksi dan angkutan kawasan tertentu yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota; g. penetapan tarif kelas ekonomi untuk angkutan umum trayek perkotaan dan taksi yang wilayah pelayanannya dalam daerah kota; h. penyelenggaraan perizinan angkutan darat, peraian sungai dan daratan serta laut; i. penetapan lokasi terminal tipe c; j. penetapan rencana induk pelabuhan pengumpan lokal, pelabuhan sungai dan alur sungai perairan daratan dan dermaga; k. penerbitan izin usaha perbengkelan kendaraan bermotor, serta perawatan dan perbaikan kapal; l. pengujian berkala kendaraan bermotor wajib uji; dan m. pelaksanaan fungsi kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.
 
(1) Bidang Angkutan dan Pengujian Kendaraan Bermotor, membawahkan : a. Seksi Angkutan; dan b. Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor.
 
(2) Seksi-seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Seksi, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Angkutan dan Pengujian Kendaraan Bermotor.
 
SEKSI ANGKUTAN mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang angkutan, meliputi : penyediaan angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang dalam daerah kota, penetapan rencana umum jaringan trayek perkotaan dalam 1 (satu) daerah kota, penetapan wilayah operasi angkutan umum tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota, penerbitan izin penyelenggaraan angkutan umum dalam trayek dan tidak dalam trayek yang wilayah operasinya berada dalam daerah kota, penetapan tarif kelas ekonomi untuk angkutan umum trayek perkotaan dan taksi yang wilayah pelayanannya dalam daerah kota, penyelenggaraan perizinan angkutan darat, peraian sungai dan daratan serta laut, penetapan lokasi terminal tipe c dan penetapan rencana induk pelabuhan pengumpan lokal, pelabuhan sungai dan alur sungai perairan daratan dan dermaga, penyelenggaraan dan pemeliharaan fasilitas angkutan, penerbitan izin usaha angkutan laut dan pelayaran rakyat, penerbitan izin usaha jasa terkait perawatan dan perbaikan kapal dalam satu daerah kota, pembinaan terhadap pengusaha dan awak angkutan darat dan laut, serta fasilitasi perizinan/ persetujuan/rekomendasi angkutan darat dan laut.
 
SEKSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan di bidang pengujian kendaraan bermotor, meliputi : pengujian berkala kendaraan bermotor wajib uji, penilaian teknis kendaraan bermotor yang akan dihapus, pembinaan dan pengawasan standar keselamatan kendaraan bermotor wajib uji, pembinaan dan pengawasan perusahaan karoseri kendaraan bermotor, serta penerbitan izin dan pembinaan bengkel umum kendaraan.
   

 

 
 
   
 
   
 
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
 
DINAS PERHUBUNGAN KOTA TEGAL
JL. Sangir No. 2-4 Tegal Telp. 0283 351692
email : dishubkotategal@gmail.com
 

Follow Us

 
Facebook
 
twitter
  instagram